Senin, Oktober 06, 2008

Liburan Lebaran

Hari H-1. Masih harus masuk kantor sampai 12.00 wib. Tapi suasana kantor sudah tidak kondusif lagi untuk kerja. semua gelisah dan malas untuk kerja, jadi cuma duduk ngobrol, jalan2 atau main game/internet-an. Maklum yang kantor lainnya sudah pada libur sementara kami masih ngantor.

Malam Takbiran di dusun seperti biasa ada lomba Takbir se Kelurahan. Masing-masing TPA dari masing -masing masjid dusun bertakbir menuju ke balai desa sambil bertakbir sepanjang jalan. Anak Laki-laki saya nggak pernah ketinggalan untuk acara ini. Kalao nggak bisa ikut bisa-bisa nggak tenang seharian. Berangkat sehabis Isya' dan berakhir 22.30 wib. Wah mesti segera tidur agar bisa bangun pagi mempersiapkan sholat Ied besok pagi.Pagi 03.30 bangun persiapan segalanya.

Hari 1. Begitu adzan langsung shalat Subuh, kemudian sarapan pagi. Tikar untuk ke lapangan kembali di cari, maklum.. cuma terpakai 2 kali setahun. Dan dari 3 penghuni rumah saya mandi paling terakhir, hii..masih dingin. Sebelum pukul 06.00 berangkat ke lapangan dan dapat shaf ke 2. Pengumuman dari panitia bahwa jumlah makmum ada 4ribuan dan infaq mencapai 10jutaan. Semoga sampai kepada yang berhak. Sampai di rumah langsung cabut untuk berkunjung ke rumah mertua & orang tua yg masih satu kota Jogja. Jam 10.00 lanjut perjalanan ke kerabat yang lain. Waktu ke Kampung Pajeksan, ternyata rumah saudara saya saya berhadapan dengan workshop Bike To Work. Tapi karena terlihat sepi/tutup jadi nggak mampir.

Hari 2. Jam 06.00 naik Gunung Kidul tempat kakek & nenek dari Ibu. Beberapa saat kemudian berdatangan yg lain sehingga ramai. Malamnya akan ada gelaran Uyon-Uyon dari desa setempat di rumah itu. Hasilnya begadang sampai jam 01.00 dini hari.

Hari 3. Satu persatu saudara pulang dari rumah kakek dan anakku kalao masih ada temannya disitu, nggak mau pulang. Baru setelah temannya yang terakhirpun pulang baru kami turun gunung. Jam 11.00 sampai rumah dan istirahat. Persiapan untuk shalat Jumat.

Hari 4. Hampir totally istirahat. Cuma sore sempat sepedaan sama anak ke mertua -+ 6 km. Lewat jalan persawahan biar lebih aman.

Hari 5. Pagi sepedaan sama anak lagi ke NewNgepen/domes, wilayah Piyungan, Bantul. Malah anakku yang tahu jalan ke sana. Tempat ini ada rumah mirip dome/kubah putih, seperti rumah eskimo. Orang sering menyebutnya rumah teletubies. Rumah ini adalah rumah bantuan asing untuk korban gempa mei 2006 silam. Bagus dan rapi. Layaknya komplek perumahan saja, ada TK juga lho (gambar dari The China Post).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar