Menyentuh sekali kampanye partai gerindra di tv, ajakan untuk kembali memakai produksi dalam negri dan mengkonsumsi hasil petani kita sendiri, menggugah saya untuk kembali sadar bahwa selama ini betapa kita telah di jajah kembali. Terutama produk China yang telah membabi buta di seluruh dunia. Tapi sekarang banyak produk Cina bermasalah dengan kesehatan maupun lingkungan.
Krisis ekonomi yang terjadi saat ini tidak akan terlalu berdampak bagi masyarakat bila kita berusaha untuk mandiri memenuhi kebutuhan sendiri. Hal baik telah dimulai Pak SBY dengan berhasilnya swasembada beras.
Lingkup yang lebih kecil baiknya dimulai dari lingkungan sendiri. Lebih memprioritaskan untuk membelanjakan uang kita di sekitar dalam area yang kecil. Misalnya kalau hanya beli sandal jepit untuk kamar mandi belilah di warung terdekat kita, nggak usah sampai supermarket gede. Begitu pula belanja sayuran. Hal ini juga bermanfaat untukmenjalin silaturahmi dengan tetangga. Tapi jika belanjaan bulanan yang banyak akan lebih ekonomis jika ke supermarket atau pasar tradisional untuk sayurannya. Karena warung biasanya akan lebih mahal karena menerapkan margin yang lebih dari supermarket. Dan pilih supermarket yang pemiliknya orang terdekat kita, baik secara teritorial atau sosial. Selain itu produk yang kita beli juga dipilih produk lokal. Tapi kadang kita terbentur masalah kwalitas dan harga. Tinggal kita hitung hitung mana yang menjadi prioritas. Hal akan berefek luar biasa pada ekonomi daerah sekitar kita. Bayangkan uang belanja kita pergi tidak sampai jauh, hanya sampai ke tetangga. Dan pastinya akan berpeluang kembali ke kita, dalam apapun bentuknya. Sejahteralah lingkungan kita.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar